Sabtu, 13 Juni 2026

Merawat Tali Paseduluran, SH Terate Dolokgede Sering Adakan Diskusi Panel Bersama

 

psht tambakrejo

Memutus silaturahmi bisa saja terjadi di saudara kita,  semua itu di karenakan mempertahankan idealisme dan ego masing-masing individu. Di SH terate telah diajarkan ilmu paling dalam tentang paseduluran dengan berbagai perilaku serta tindakan seseorang dalam pengambilan keputusan sebelum dilakukan.

Selisih paham yang sering terjadi di saudara kita menjadikan retaknya dinding dinding hati yang selama ini kita rawat agar hati kita selalu bercahaya seperti lambang didada kiri kita yang di bangga banggakan.

Untuk merawat hal tersebut, SH Terate Rayon Dolokgede berusaha untuk merawat Cahaya hati biar tidak padam  dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan silaturahmi antar saudara lewat media kepelatihan siswa maupun pertemuan – pertemuan antar pengurus, anggota serta pertemuan tiga bulanan SH Terate Tingkat Rayon.

Bermusyawarah untuk mufakat adalah budaya kita yang selalu kita uri- uri sebagai ajaran terbaik untuk memecahkan masalah maupun perselisihan. Leluhur kita mendidik agar kita semuanya menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur mengerti dan pahan Tindakan-tindaka yang telah kita lakukan benar atau tidak.

Sabtu malam,14 Juni 2026, pukul 21;00 wib bertempat di balai desa dolokgede, telah dilakukanya rapat pengurus beserta beberapa anggota guna membahan persiapan jelang 1 suro yang akan di laksanakan oleh Rayon SH Terate Dolokgede.

Berbagai pendapat, usulan , masukan yang telah dicurahkan oleh saudara kita adalah bentuk kepedulian mereka serta rasa cinta kepada organisasi, agar SH Terate di dolokgede menjadi maju dan berkembang sesuai apa yang kita cita-citakan.

Saling menahan unsur api yang ada dalam tubuh kita masing -masing dengan mengendalikan air serta angin setiap detik keluar masuk dalam tubuh kita yang berada di bumi tubuh kita.

Saling hormat menghormati antar warga adalah Tindakan yang sangat mulia di SH Terate, memberikan ruang berpendapat serta menghormati pendapat orang lain adalah bentuk pengamalan ilmu “ Memayu Hayuning Bawano” yang telah di ikrarkan oleh para sesepuh kita terdahulu.

Selama Matahari terbit dari timur, bumi masih di huni manusia, SH Terate tetap Jaya Selama lamanya. (Ali)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar