Selasa, 18 Agustus 2026

Edukasi & Pembinaan Kepelatihan Warga SH Terate Rayon Dolokgede

 

SH Terate Dolokgede,Tambakrejo,Bojonegoro

Pembinaan dan Edukasi para Warga SH Terate Rayon Dolokgede dilakukan pengurus untuk lebih melakukan kepelatihan dengan cara mendidik Bahasa jawa adalah ngemong.

Di tahun 2026 telah terjadi dua kali peristiwa yang menimpa adik adik siswa yang belajar silat di SH terate Rayon Dolokgede Ranting Tambakrejo, Cabang Bojonegoro, Jawa Timur dengan kondisi tulang retak akibat kelalian warga yang belum mempunyai jiwa mendidik.

Hal tersebut terjadi pada siswa Tingkat hijau dengan kejadian sambung dan Latihan Training Camp yang di programkan oleh Ranting dan Rayon untuk memunculkan bibit -bibit altlit pencak silat terbaik.

Sejumlah warga dan pengurus di kumpulkan di tempat Latihan rutin untuk diberikan Edukasi dan pemahaman tentang kepelatihan dan aturan yang telah di tetapkan oleh Pusat,Cabang, Ranting maupun Rayon SH Terate.

Ketua Rayon, Muhammad ali, menghimbau bagi seluruh warga yang hadir dan ingin ikut melatih adik adik siswa harus taat dan tunduk pada peraturan yang sudah di tetapkan oleh pusat Madiun.

Etika Kepelatihan warga di wajibkan izin terlebih dahulu kepada Koordinator pelatih tetap yang telah di bentuk dan di sahkan oleh Ranting setempat sebagai orang yang paling bertangungjawab dalam kepalatihan.

Maka dari hal tersebut, Muhammad ali, selaku ketua rayon mengintruksikan kepada semua warga yang hadir dalam pelatihan rutin tidak boleh melatih tanpa se izin Koordinator kepelatihan.

Masa depan adik- adik siswa tidak hanya di SH Terate saja, tetapi banyak  yang di bersekolah juga  dll, maka para pelatih harus mempunyai sikap yang bijaksana dalan melatih agar tidak menjadikan siswa siswi kita mengalami cidera fatal dan mengkibatkan kegagalan cita- cita masa depanny, Ungkap Ketua Rayon SH Terate, saat memberikan pembinaan dan edukasi kepelatihan di balai desa dolokgede,sabtu malam,16 agustus 2026.


Tanamkan Persaudaraan Secara Dini, Pengurus Rayon Bersama Warga & Siswa Jenguk Siswa Kena Musibah

 

SH Terate Tambakrejo Bojonegoro

Tanamkan Paseduluran Secara Dini, Pengurus Rayon Setia Hati Terate Dolokgede berikan contoh nyata kepada semua siswa untuk saling hormat menghormati dan saling merasakan bersama baik susah senang maupun duka untuk solideritas antar saudara se-organisasi.

Menjenguk saudara siswa organisasi pencak silat SH Terate yang mengalami kecelakaan dalam berlatih Training Center atau Training Camp minggu lalu, Pengurus beserta pelatih  siswa bersama-sama mengunjungi siswa sabuk hijau yang mengalami musibah tulang retak saat Latihan minggu lalu.

Sikap pengurus Rayon tersebut mencerminkan betapa mulianya sara persaudaraan kepada adik adik siswa dan warga lainya untuk mempunyai rasa kepedulian  sesama keluarga besar, baik yang sudah sah atau yang belum sah menjadi warga untuk saling berjabatan tangan sesuai dengan ajaran leluhur SH Terate yakni merawat persaudaraan yang hakiki.

“ Tego lorone ora tego patine “ itulah kata-kata yang telah menjadi slogan bersama di SH Terate untuk mewujudkan tumbuhnya roso yang ada di dalam jiwa yang selalu di siram agar Roso paseduluran tersebut tetap ada dan tumbuh subur di dalam hati sanubari.

Sebanyak 42 warga dan siswa datangi rumah adik siswa hijau yang Bernama, Vano Nabila Andiratna, Rt, 13 Rw 03 selasa malam, 18 agustus 2026 untuk memberikan dukungan dan semangat untuk menjalani musibah yang telah terjadi menimpanya saat ini.

Pelatih tetap , Andrik, dan koorditor pelatih Atlit,Deva, turut hadir memberikan motivasi dan dorongan untuk tetap semangat dalam berlatih ketika menjalani ujian yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk belajar lebih dalam tentang Ber-SH,  Ucapnya.

Dari kejadian ini menjadi sebuah pelajaran bagi warga dan siswa untuk lebih fokus serta serius dalan berlatih kanuragan yang identik dengan benturan fisik keras dan mengakibatkan cidera.

Dibalik kejadian tersebut, ada banyak hikmah yang kita dapat untuk menjadikan kita lebih dewasa dalam menjalankan kehidupan di dunia serta dapat membuka mata hati kita bahwa kita bisa merencanakan tetapi Tuhanlah yang bisa menentukan, maka dari inilah kita semua harus Ber-SH, karena SH tidak butuh manusia tetapi manusialah yang membutuhkan SH.


Senin, 17 Agustus 2026

Siswa Tingkat Hijaun Alami Cidera Tulang Retak Saat Latihan Traning Center

 

SH Terate Tambakrejo Bojonegoro

Pencak silat adalah olah raga yang kontak fisik yang keras, sehingga resiko cidera sangat tinggi,Setia Hati Terate Rayon Dolokgede, Ranting Tambakrejo, Cabang Bojonegoro Jawa Timur, Rabu 12 Agustus 2026, Sebuah inseden latihan Training Center atau Training Camp, yang dilakukan oleh pelatih Atlit pencak silat SH Terate Rayon Dolokgede, siswa atlit mengalami cidera retak pada tulang penyangga bahu kanan disebabkan Teknik bantingan.

Kesigapan dan rasa tanggung jawab pengurus, calon atlit tersebut langsung di bawa ke tempat penanganan cidera SH Terate untuk segera di lakukan penanganan insentif.

Dengan didampingi Ketua Rayon, Pelatih tetap dan Pelatih antlit mengantarkan siswa Hijau yang Bernama, Vano Nabila Adiratna, ke rumah sesepuh SH Terate Fatqul Huda sebagai tabibnya Keluarga Besar SH Terate Ranting Tambakrejo.

Beliau telah mengusai Teknik Teknik dan pengobatan kepada orang yang keseleo  tulang retak dan pengobatan lainya. Menurut Fatqul, siswa mengalami  cidera retak pada tulang pada Latihan TC akan cepat pulih dalam waktu pendek.

Selain itu tim Medical Cabang SH Terate Bojonegoro, Sukarmanto, dengan reaksi cepat untuk memberikan pertolongan medis pertama sebelum peristiwa lebih lanjut untuk di bawa ke pihak selanjutnya.

Senin, 17 Agustus 2026, di dukuh Kembangan desa Mulyorejo, telah dilakukan  pemeriksaan yang kedua kalinya oleh, Mas faqul Huda, untuk menata dan membetulakan tulang pada siswa atlit Rayon Dolokgede agar tidak terjadi pembengkakan.


Kamis, 06 Agustus 2026

Keluarga Besar SH Terate Dolokgede Gelar Tahlil & Doa Bersama di Anggota Organisasi Yang Berduka

 

sh terate dolokgede tambakrejo

Keluarga besar SH Terate Rayon Dolokgede,Ranting Tambakrejo, Cabang Bojonegoro.  Telah menggelar kegiatan doa, Tahlil  dan Takziyah Bersama ke kediaman salah satu anggota warga SH Terate yang berduka atas berpulangnya sang Ibunda Mas Lukman tercinta, Almarhumah  Kadarwati pada tanggal, 25 juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung kidmat ini di haridi oleh jajaran pengurus serta puluhan warga SH terate Dolokgede,Kehadiran merekan menjadi bentuk solideritas rasa kekeluargaan dan persaudaraan, dan kepedulian yang tinggi antar sesame anggota keluarga besar organisasi.

Acara di awali dengan tahlil, zikir,dan doa bersama yang di pimpin oleh saudara sepuh SH Terate, Ustad Mas Sucipto, dan Doa di pimpin oleh Kadang dulur Mas Wandan.Lantunan doa di panjatkan secara khusyuk agar al marhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan dan ke ikhlasan dalam menghadapi ujian ini.

Ketua Rayon SH Terate Dolokgede, Muhammad Ali, menyampaikan rasa duka  cita yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu warga setia hati terate, dan iya juga menegaskan bahwa organisasi ini bukan sekedar wadah berkumpul, melainkan sebuah keluarga yang harus selalu ada dalam suka aupun duka.

Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangsih berupa materi dan tenaga serta doa -doa buat almarhum yang di lantunkan oleh keluarga besar SH Terate Dolokgede malam ini.

Sabtu, 01 Agustus 2026

Tasyakuran Warga Baru SH Terate Rayon Dolokgede, Ranting Tambakrejo

 

SH Terate Tambakrejo

Tasyakuran Warga Baru SH Terate Rayon Dolokgede adalah tradisi sakral yang di gelar setelah prosesi pengesahan (keceran) Calon warga menjadi warga tingkat I yanhg umumnya di laksanakan pada bulan suro ( Muharram).

Acara ini menjadi simbul rasa Syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atau selesaianya Latihan fisik dan sepiritual yang berat, sekaligus sebagai wadah mempererat tali persaudaraan antar sub-Organisasi dari Tingkat rayon hingga cabang.

Dolokgede, 1 Agustus 2026 bertempoart di halaman balai desa dolokgede, telah dilaksanakanya sebuah sujud Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk tasyakuran Bersama.

Dalam pelaksanaan tasyakuran warga baru tersebut di hadiri sesepuh sekaligus perintis SH Terate di wilayah bojonegoro barat yakni Kang Mas Ya Mutohir sejak 1988.

Beliau sangat antusias adanya pelaksanaan tasyakuran yang di adakan oleh adik adik warga baru yang di kemas dalam acara doa Bersama dan kirim doa para leluhur SH Terate yang telah mendahului kita.

Pembekalan Karakter tak lupa di berikan oleh beliau dalam penyampaianya, bahwa mengingatkan Kembali  komitmen untuk menlanjukan ajaran luhur organisasi.

Mengajak berbuat baik yang sesuai ajaran SH Terate, Kang Mas Ya Mutohir, juga menghimbau agar warga warga baru bisa menjaga harkat dan martabatnya organisasi.


Olah Rogo & Olah Jiwo Tema Triwulan Volume II Rayon SH Terate Dolokgede

 

SH Terate Tambakrejo

Tambakrejo, 1 Agustus 2026, Mempererat Tali Persaudaraan Rayon SH Terate Dolokgede lakukan pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali. Sub Rayon Setia Hati Terate Dolokgede, Ranting Tambakrejo, Cabang Bojonegoro,Jawa Timur, Pusat Madiun, semenjak di bawah kepemimpinan sub rayon, Muhammad ali, SH Terate Dolokgede menunjukan perkembanganya.

Beberapa kegiatan di akhir- akhir ini selalu muncul di permukaan, dari pendirian website resmi Rayon Dolokgede, kegiatan pertemuan - pertemuan antar saudara selalu selalu digalak, selain kegiatan keorganisasian Rayon SH Terate dolokgede juga melaksanakan kegiatan bakti sosial di Masyarakat sekitar.

Ketua Rayon, Muhammad ali, perpendapat bahwa kegiatan yang selama ini dilakukan dilakukan untuk mengamalkan ilmu Setia Hati dari para leluhur dan ngudi kaweruh terhadap saudara sepuh yang di hadirkan di setiap kegiatan.

Kegiatan Triwulan, merupakan ajang silaturahmi menjalankan keorganisasian yang baik, agar organisasi tetap terjaga sesuai anggaran dasar rumah tangga (ADART). Selain keorganisasian, Persaudaraan, Kanuragan, Olah raga bela diri, Kesenian dan Kerohanian (Ke-SH-an).

Ya Mutohir sesepuh SH Terate, sekaligus perintis pertama di wilayah bojonegoro barat juga turut hadir di acara Triwulan, Temu kadang dulur SH Terate Dolokgede, untuk memberikan arahan kepada para warga yang hadir.

Pertemuan yang diwarnai oleh para kadang dulur sepuh alumni 1988 – 1992 menjadikan pertemuan sangat indah dengan Gerakan Gerakan solospel dan sambung persaudaraan sesame kadang sepuh.