Senin, 17 Agustus 2026

Siswa Tingkat Hijaun Alami Cidera Tulang Retak Saat Latihan Traning Center

 

SH Terate Tambakrejo Bojonegoro

Pencak silat adalah olah raga yang kontak fisik yang keras, sehingga resiko cidera sangat tinggi,Setia Hati Terate Rayon Dolokgede, Ranting Tambakrejo, Cabang Bojonegoro Jawa Timur, Rabu 12 Agustus 2026, Sebuah inseden latihan Training Center atau Training Camp, yang dilakukan oleh pelatih Atlit pencak silat SH Terate Rayon Dolokgede, siswa atlit mengalami cidera retak pada tulang penyangga bahu kanan disebabkan Teknik bantingan.

Kesigapan dan rasa tanggung jawab pengurus, calon atlit tersebut langsung di bawa ke tempat penanganan cidera SH Terate untuk segera di lakukan penanganan insentif.

Dengan didampingi Ketua Rayon, Pelatih tetap dan Pelatih antlit mengantarkan siswa Hijau yang Bernama, Vano Nabila Adiratna, ke rumah sesepuh SH Terate Fatqul Huda sebagai tabibnya Keluarga Besar SH Terate Ranting Tambakrejo.

Beliau telah mengusai Teknik Teknik dan pengobatan kepada orang yang keseleo  tulang retak dan pengobatan lainya. Menurut Fatqul, siswa mengalami  cidera retak pada tulang pada Latihan TC akan cepat pulih dalam waktu pendek.

Selain itu tim Medical Cabang SH Terate Bojonegoro, Sukarmanto, dengan reaksi cepat untuk memberikan pertolongan medis pertama sebelum peristiwa lebih lanjut untuk di bawa ke pihak selanjutnya.

Senin, 17 Agustus 2026, di dukuh Kembangan desa Mulyorejo, telah dilakukan  pemeriksaan yang kedua kalinya oleh, Mas faqul Huda, untuk menata dan membetulakan tulang pada siswa atlit Rayon Dolokgede agar tidak terjadi pembengkakan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar